Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

5 Hal Yang Harus Dipelajari Sebelum Investasi Saham untuk Pemula

5 Hal Yang Harus Dipelajari Sebelum Investasi Saham untuk pemula
5 Hal Yang Harus Dipelajari Sebelum Investasi Saham

GalaxyITE.com - Seiring Dengan meningkatnya kesadaran melenial terhadap kemerdekaan finansial, mereka mulai melirik investasi saham. Bagi sebagian pemula, investasi saham adalah hal yang agak menakutkan. Mungkin memang menakutkan jika tidak mempelajari teknik dasar saham. Oleh karena itu berikut ini beberapa hal yang harus dipelajari pemula di bidang investasi saham agar tidak mengalami kerugian karena masih tabu. Karena semakin Anda paham, Semakin meminimalisir kerugian untuk trading saham. 

5 Hal Yang Harus Dipelajari Sebelum Investasi Saham untuk Pemula

1. Cara Mengelola Keuangan

Kewajiban investasi menggunakan uang dingin adalah hal utama yang selalu dibahas berbagai artikel investasi untuk pemula. Uang dingin adalah istilah untuk uang yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat atau dalam jangka waktu tertentu. 

Untuk mengetahui jumlah uang dingin yang dapat Anda gunakan sebagai modal investasi saham, Anda harus tahu cara mengelola anggaran keuangan Anda terlebih dahulu. Hal ini akan berhubungan dengan tujuan keuangan dan investasi Anda. Cara mudah menentukan anggaran adalah menggunakan rumus 50/30/20, maksudnya:

50% penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari;

30% penghasilan untuk kebutuhan sekunder dan tersier seperti hobi, traveling, membayar hutang, dan sebagainya; dan

20% penghasilan untuk menabung dan investasi

Dengan mengetahui jumlah anggaran, Anda akan berhati-hati dalam melakukan trading saham setiap waktunya dan memikirkan keuntungan atau resiko yang akan terjadi.

2. Analisis Fundamental dan Teknikal

Terdapat dua jenis analisis utama yang digunakan untuk menentukan keputusan jual-beli saham: analisis fundamental dan analisis teknikal. Perbedaannya terletak pada data yang dianalisis dan jangka waktu efek yang ingin diketahui.

Analisis fundamental adalah penyelidikan berdasarkan kondisi perusahaan, ekonomi, dan industri yang terkait dengan saham yang akan dijual/beli. Indikatornya adalah informasi yang terdapat pada laporan keuangan perusahaan seperti Price-to-Earning Ratio (P/E) dan Return on Equity (ROE). Analisis ini biasanya digunakan oleh investor jangka panjang untuk menentukan saham dalam kategori baik.

Hal Yang Harus Dipelajari Sebelum Investasi Saham pemula
chart untuk teknikal analysis
Di sisi lain, analisis teknikal menggunakan data mengenai histori harga pada pasar saham. Investor akan membaca grafik pergerakan saham untuk memutuskan apakah ia akan menjual atau membeli saham tersebut. Jenis analisis ini lebih sering digunakan oleh investor jangka pendek yang melakukan investasi secara harian.

Dengan memahami kedua analisis ini, Anda dapat menggabungkan hasil kedua analisis untuk mengambil keputusan terbaik dalam melakukan trading saham.

3. Tape Reading

Selain dua analisis fundamental yang sudah dibahas di atas, ada juga beberapa jenis analisis lain yang bisa digunakan trader dalam investasi saham. Salah satu analisis yang juga sering digunakan adalah tape reading. Beberapa trader menganggap tape reading penting dilakukan karena dapat meningkatkan kesuksesan investasi saham terutama dalam jangka pendek. 

Secara umum, tape reading mirip dengan analisis teknikal. Fungsi utamanya lebih terasa untuk investasi harian. Hal-hal yang dianalisis dalam tape reading adalah pergerakan harga pada running trade. Hal ini termasuk bid offer, trade done/done summary, dan broker summary. Jika Anda menggunakan aplikasi trading, fungsi tape reading biasanya sudah termasuk ke dalam fiturnya sehingga memudahkan Anda dalam menganalisa.

4. Psikologi Trading

Para pemula yang baru memulai investasi saham selalu diingatkan bahwa investasi ini memiliki resiko tinggi. Karena itu, kegagalan atau kerugian adalah hal yang wajar. Jika trader tidak siap mental atau terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan, bisa jadi hasil trading akan mempengaruhi pikiran dan perilaku.

Baca juga: cara trading di indodax agar tetap profit

Karena itu, penting untuk mengetahui faktor psikologi dalam melakukan jual-beli. Jika Anda merasa ragu atau tidak siap menghadapi kerugian, sebaiknya tunda dulu mengambil keputusan. Sebaliknya, jika Anda merasa tenang dan percaya diri, keputusan yang Anda ambil kemungkinan besar akan memberikan keuntungan.

5. Pilihan Perusahaan Sekuritas

5 Hal Yang Harus Dipelajari Sebelum Investasi Saham untuk pemula
Contoh beberapa perusahaan sekuritas yang terdaftar di BEI source: yuknabungsaham.idx.co.id

Pemilihan broker atau sekuritas untuk investasi saham harus dilakukan secara hati-hati. Trader perlu mempertimbangkan tarif pembelian dan penjualan, serta ketentuan lain yang dibuat oleh masing-masing sekuritas. Selain itu, pastikan bahwa broker pilihan Anda tercatat sebagai anggota Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan begitu, kemungkinan penipuan bisa terhindari.

Karena saat ini sudah banyak platform broker saham online, pastikan bahwa platform yang Anda gunakan memiliki fitur yang lengkap dan koneksi yang stabil. Dengan begitu, proses trading saham Anda akan lebih mudah dan resiko kerugian bisa diminimalisir.

Investasi saham bukanlah proses investasi jangka pendek dengan jumlah keuntungan langsung besar. Sebagai pemula, Anda perlu bersabar dan selalu belajar dari segala keputusan yang telah Anda ambil. Semoga informasi di atas membantu Anda sebagai pemula dalam investasi saham.