Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Jangan Harap Penghasilan dari YouTube Jutaan Rupiah Sebelum Membaca Artikel Ini

Jangan Harap Penghasilan dari YouTube Jutaan rupiah Sebelum Membaca Artikel Ini
Estimasi pendapatan youtube

GalaxyITE.com -
Recehnya penghasilan dari youtube membuat kita lesu dalam membuat konten selanjutnya. Hal ini bayak dialami oleh banyak youtuber pemula yang bisa mencapai 1000 subscriber dan 4000 jam tayang. Setelah diterima program periklanan youtube, apa yang diimpikan telah terwujud, tapi tidak sesuai dengan ekspektasi. Alih-alih semakin semangat membuat konten, sebagian pemula malah akan putus asa ketika melihat penghasilan dari youtube. Maka dari itu penting untuk diketahui apa saja langkah yang bisa diambil agar chanel berkembang dan menjadi chanel youtube yang bisa menjanjikan.

penghasilan youtube 1000 subscriber
Esatimasi pendapatan Per bulan dengan 1000 subscriber, 20 video

Sekarang anda sudah tahu berapa penghasilan harian dan bulanan anda. Ternyata kecil bukan? dari beberapa teman seperjuangan mengeluhkan fakta ini ketika merintis dan telah mengetahui penghasilan yang didapat. Sebagian pelaku akan tertarik main dengan cara tidak sehat. Saling view dan saling subscribe. Tapi ini akan sangat melelahkan bukan? Bahkan bisa hanya sia-sia karena tidak akan tahan lama. Resiko bermain tidak sehat bisa saja terkena suspend dan banned oleh adsense. 

Penyebab sebagian besar dari kita putus asa kebanyakan ialah kesalahan mindset. Kita terfokus pada penghasilan sedari awal.  

Baiknya memikirkan fokus pada penghasilan bisa jadi semangat, buruknya bisa juga malah membuat kita down karena tidak sesuai dengan ekspektasi. 

Yang perlu diketahui dan diingat adalah Nilai value untuk sebuah chanel youtube parameternya bukan pada subscriber! Hal ini sangat jelas untuk dilihat bahwasanya kita lihat beberapa chanel yang sudah besar dan sukses viewer dari setiap video tidak lebih dari 50% dari jumlah subscribernya. Fakta ini menandakan bahwa penentuan penghasilan bukan berdasar subscriber tetapi pada viewer. Tapi bukan berarti subscriber tidak penting, karena subscriber bisa menjadi sinyal untuk algoritma penayangan di beranda pengguna. 

Analisa sederhana tentang parameter tersebut seharunya menjadi perhatian utama pembuatan konten. Kita harus fokus pada audiens, bukan pada penghasilan semata. Apa artinya banyak subscriber jika tidak ada viewer. 

Berikut ini kiat-kiat menghasilkan uang dari youtube untuk pemula yang masih bingung bagaimana caranya agar mendapatkan view dan agar tidak malas membuat konten. 

Target konten akan menentukan hasil akhir 

Beberapa kali sering saya tekankan bahwa kita harus mengetahui market viewer kita. Semakin sempit niche chanel semakin tertarget pasarnya. Dengan demikian kita bisa mendapatkan value semakin tinggi trafik view mendekati subscriber. Ini menjadi parameter betapa berharganya niche yang kita buat. Data parameter tersebut menandakan market yang kita targetkan mendaptkan ketertarikan dari setiap episode yang kita buat. 

Lihatlah grafik konten kira-kira konten apa yang paling banyak diminati di chanel kita sendiri. Jika yang paling teratas adalah tentang niche "how to", maka buatlah konten "how to" yang masih berkaitan dengan konten teratas tersebut sehingga orang akan berbodong-bondong dan rela subscribe untuk mengikuti episode konten terbaru dari kita. 

Baca juga: Konten youtube yang bagus untuk pemula

Cobalah analisa sebuah chanel yang memiliki 100k Pengikut. Carilah chanel yang memiliki niche spesifik, yang bagus adalah niche yang anda sukai sehingga anda bisa meniru bagaimana dia menyajikan setiap konten, Mulai dari kualitas gambar sampai dengan penyampaian. 

Tidak masalah anda membuat konten yang sama asalkan cara penyampaian yang berbeda. Lebih-lebih anda bisa menambahkan nilai plus pada konten yang anda buat, entah itu lebih mengarah ke kejelasan maupun keunikan dari konten serupa.

Jadikan membuat konten adalah Pasion 

Dengan membuat kita suka berbagi pengalaman dengan video tutorial maupun informasi, hal ini tidak akan membuat kita stuck dan mengeluh pada penghasilan karena ini adalah pasion kita. Anggaplah semua ini hanyalah hobi setiap kali kita membuat kita akan senang dan enjoy tanpa tekanan berapa jumlah pendapatan. Fokus pada konten. 

Membagikan Hobi sesuatu yang bermanfaat melalui konten video sangat berpotensi daripada niche informasi tentang berita tranding plagiat. 

Sebagian keterampilan akan membutuhkan inovasi baru dan terobosan cara terbaru, maka hal ini sangat banyak dicari di youtube. Jika anda memiliki suatu keterampilan yang bisa dibagikan maka ini akan menjadi potensi pasar konten yang tertarget dan bagus untuk perkembangan chanel. 

Baca juga: Konten yang banyak dicari di youtube edisi 2021

Hubungan Baik dengan para pengikut

Acapkali hal yang membuat kita semangat membuat konten adalah penantian para subscriber. Maka jalin hubungan yang baik dengan pada viewer setia dengan merespon beberapa pertanyaan. Hal ini akan membawa nilai lebih dimata para subscriber. Mereka akan merasa dekat dengan kita selaku pembuat video. Abaikan yang hanya cacimaki, dan terimalah kritik dan saran secara lapang dada. 

Dari sekian banyak komentar anda bisa mendapatkan ide konten. Dengan memantau apa saja yang sering ditanyakan maka hal tersebut bisa menjadi bahwan konten. 

Jika ingin cepat mendapatkan viewer pastikan fokus pada konten yang banyak diminati pada chanel anda. Jika ingin produktif buatlah konten sesuka hati anda. 

Produktif berarti setiap ada ide konten apapun tentang anda, bisa dibagikan sehingga dengan demikian anda akan mendapatkan lebih banyak video di chanel. Hal ini menganut pada prinsip viewer sedikit tetapi banyak video. 

Sedangkan jika kita berfokus pada konten berkualitas yaitu menganut pada viewer terbanyak itu artinya kita harus membuat dengan lebih intensif dan biasanya tantangannya lebih sulit. 

Pilihan di tangan anda, apakah banyak video tapi pembuatan produktif atau satu video banyak viewer tapi pembuatan lebih sulit. 

Eksplore jenis konten 

Dengan membuat berbagai macam jenis konten, pastilah ada salah satu yang lebih unggul diantara konten yang dibuat. Semakin banyak yang unggul itu akan mempermudah kita membuat konten selanjutnya dengan acuan data trend konten teratas. 

Kolaborasi tidak kalah penting 

Kolaborasi dengan orang lain lebih baik daripada hanya saling mengunjungi chanel. Kolaborasi akan banyak manfaatnya untuk perkembangan chanel ke depannya. Kita tahu bahwa sebuah video tidak hanya tayang satu kali, tapi dapat bertahan hingga bertahun-tahun, dengan kolaborasi dengan chanel lain, kita akan terangkat ketika chanel yang kita ajak naik daun. Bukan hanya itu keuntungannya pastilah lebih dari itu, salahsatunya yaitu mengangkat branding chanel. 

Disini saya hanya berbicara mengenai konten perorangan dan hanya menjadikan youtube sebagai sampingan bukan pekerjaan utama. Jika anda sudah siap masuk ke real industri konten dengan full time youtuber, itu artinya bahwa anda sudah siap untuk bersaing secara kualitas dan kuantitas. Tentu kita tidak akan heran lagi  dengan beberapa chanel yang telah memiliki tim. Sedangkan kita hanya sendiri itu arinya kita bekerja lebih lagi jika ingin bersaing di tingkat atas. 

Market konten ada tingkatan , maka pilih tingkatan yang paling receh sampai dengan menengah jika ingin merintis dari bawah.

Tingkatan receh biasanya akan mengacu pada tutorial. Sedangkan tingkatan tinggi masuk ke ranah hiburan dan berita. Sedangkan tingkatan menengah berupa informasi dan edukasi.  

Jangan menjadi youtuber gamer jika anda tidak suka game. Jangan membuat konten berita jika anda bukan wartawan. Jangan membuat konten yang sekiranya mempersulit dalam pembuatan dan menemukan ide konten. 

Kita tahu semua adalah tantangan jika membuat konten yang bukan ahlinya. Tapi memang ada baiknya kembalikan ranah youtube ke jargon broadcast yourself. Apapun yang anda ketahui dan anda lakukan bagikan, ini prinsip sangat receh tapi sangat manjur untuk membuat chanel semakin maju dan berkembang. 

Hingga  pada akhir kesimpulan artikel tentang jangan berharap lebih dari penghasilan youtube yaitu fokus pada viewer bukan pada penghasilan. 

Jadi jangan berharap lebih pada penghasilan karena tidak ada viewer yang berarti konten, maka tidak ada penghasilan. Maka semakin banyak video maka semakin tinggi kesempatan chanel kita terdistribusi pada setiap beranda pengguna. Fokus pada konten itu kuncinya. 

Ada atau tidak viewer pastikan selalu buat video baru. Suatu saat pasti ada yang nonton meskipun satu kita sendri yang nantinya kita bisa belajar dari sana. Dan ingat youtube tak sebodoh itu mengabaikan konten yang telah anda buat, jadi pastikan selalu buat karena satu hari lagi atau satu bulan lagi atau setahun lagi atau beberapa tahun lagi video anda akan memiliki kesempatan untuk ditonton oleh orang lain,. 

Anda tidak  akan pernah putus pengharapan dengan berpegang pada kesenangan anda membuat video untuk dokumentasi maupun berbagi ke orang lain secara jujur dan apa adanya diri anda sendiri. 

Jangan berharap lebih pada youtube, karena bisa jadi saat ini anda masih bisa menghasilkan. Tapi beberapa tahun kedepan belum tentu, jika berpegang pada pasion pada video berbagi maka meskipun tidak ada uangnya, anda akan tetap memiliki antusiasme untuk selalu membuat dan  melakukannya secara suka rela. 

Salamat berkarya di youtube!