Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Jual Foto di Internet? Siapa yang mau beli? Jika tidak percaya Baca Ini

Jual Foto di Internet? Siapa yang mau beli? Jika tidak percaya Baca Ini

Mungkin ini adalah suatu konsep yang aneh bagi orang awam mengenai bagaimana foto bisa dijual. sedangkan keperluan kita bisa ambil di internet. 

Namun menurut konten kreator seperti saya,  foto yang anda upload di suatu market foto, saya bisa membelinya dengan harga yang sangat mahal tergantung dari keperluan saya. 

Jadi konsep dasarnya foto di internet itu memiliki copyright, Jika sembarangan comot bisa terkena hukum hak cipta. 

Sedangkan di microstok atau pasar foto, kita memiliki lisensi dari pembuat foto.  

Jika kita download dari suatu market foto berarti kita memiliki bebas dari hak cipta atau semacam copyright di internet dengan dasar hukum pembelian di atas kertas dan bukti di akun microstock. 

Jadi begitulah konsep sangat dasarnya bagaimana sebenarnya kita bisa menjual foto di internet. 

Sebagai contoh 



Artikel di blog ini selalu menggunakan gambar bitcoin dari shutterstock untuk melengkapi artikel yang telah saya buat. 

Jadi artinya saya telah membeli lisensi dari shutterstock secara sah dan kemungkinan kecil akan terkena teguran dari DMCA google maupun copyrignt secara hukum. 

Konsep yang lain bisa anda rasakan apabila anda adalah desainer periklanan. 

Misalnya Anda butuh model atau membutuhkan ilustrasi secara cepat maka pasar foto berlisensi akan sangat membantu anda dalam mengerjakan proyek anda secara lebih cepat. 

Tempat menjual Foto

Anda bisa menggunakan shutterstock, dreamstime, depositphoto dan masih banyak lagi untuk mendapatkan kebutuhan ilustrasi gambar lebih cepat daripada membuat sendiri memakan waktu yang lebih lama.

Untuk foto yang bisa dijual bisa apa saja, banyak tema yang bisa anda pilih antara alam, orang, objek ,teknologi, hewan dan masih banyak lagi yang bisa anda jual di microstock/pasar foto. 

Anda bisa menggunakan perangkat yang anda miliki untuk memotret meskipun hanya smartphoen. 

Namun sebelum melakukannya secara sia-sia anda harus paham bagaimana peraturan di suatu microstock. 

Karena tidak semua foto yang anda upload di suatu market bisa di terima secara langsung . anda harus menunggu foto di review oleh pihak market. 

Saya memiliki pengalaman untuk mengupload foto di shutterstock yang mungkin akan sedikit membantu anda agar diterima.  

Yaitu Ada dua jenis gambar yang perlu kita perhatikan yaitu

Foto editorial dan foto kemersial. 

Foto commercial intinya adalah tidak mengandung unsur manusia dan merk perusahaan. Jika mengandung keduanya anda harus menyertakan model rilis atau persetujuan dari model dan merk perusahaan. Ketika memotret gedung juga harus menyertakan desainer rilis yang berarti mendaptkan persetujuan dari pemilik desain gedung. 

Sedangkan editorial anda bisa mengupload gambar ada unsur manusia, gedung dan merk perusahaan dengan penjelasan yang lebih rinci dimana gambar tersebut diambil dan sertakan tanggal pengambilan gambar tanpa menggunakan persetujuan dari manapun. 

Baca juga: cara mengatasi rejeck upload di shutterstock noise, fokus, film grain 

Saat ini anda bisa mendaftar di shutterstock sebagai market gambar paling banyak pengguna dan terbukti lebih profit namun lebih sulit karena gambar memang harus berkualitas sesuai standar shutterstock. 

Namun jika kita sabar menghadapi penolakan maka kita bisa belajar dari kesalahan. apa yang diharapkan oleh shutterstock terhadap gambar yang kita upload ke market mereka. 

Daftar Shutterstock sekarang