Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Financial Freedom: Gerbang Awal Menyelami Dunia Investasi

 Financial Freedom: Gerbang Awal Menyelami Dunia Investasi

Kemerdekaan financial lebih Populer di jaman 4.0 ini. generasi milenial sudah mulai melirik bagaimana merdeka secara financial dengan jalan bisnis dan investasi. 

Semua telah tercerahkan dengan informasi sangat deras. Pemicu utamanya adalah peran media sosial terutama influencer untuk terus menjadikan generasi ini untuk lebih mengenal apa itu financial freedom. 

Namun Jika suara hanya di permukaan nampaknya akan berbahaya. Bahkan sebagian hanya ikut-ikutan karena fomo dan tergiur dengan penghasilan pengiklan. 

Jika demikian anda pada akhirnya akan mengalami kerugian dan memiliki mindset investasi dan bisnis akan membuahkan kesusahan pada akhirnya.

Ini soal tentang investasi di masa lalu yang sering dikaitkan dengan bodong, yang masih sedikit menimbulkan berbagai pengaruh negatif terhadap investasi. 

Financial Freedom: Gerbang Awal Menyelami Dunia Investasi

Fianancial freedom sebenarnya tidak hanya mencakup pada investasi aset fisik, lebih dari itu pengetahuan adalah segalanya. 

Investasi merupakan harapan di masa yang akan datang mendapatkan return dari kenaikan harga dari suatu aset. Bagitupun dengan ilmu pengetahuan. 

Pertama asah kemampuan anda tentang life skill dan berbagai keterampilan yang dapat menghasilkan income. 

Setelahnya anda bisa menyisihkan income ke aset investasi. 

Bayangan anda ketika mendengar investasi adalah satu kali menanam modal kita akan mendapatkan income setiap bulan. 

Jika demikian anda akan kecewa. 

Lagi -lagi anda butuh yang namanya keterampilan melalui ilmu pengetahuan investasi. 

Tanpa Pengetahuan, anda hanya akan menjadi spekulator. Dan keuntungan hanya untuk didapat dari keberuntungan.  

Investasi kadang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Nah agar bisa sedikit terarah anda bisa memperbesar kemungkinan keuntungan dengan cara mempelajari lebih dalam mengenai investasi. 

Berikut ini beberapa langkah yang harus anda tempuh untuk meminimalisir kerugian dalam investasi apapun. 

1. Menggunakan Uang dingin

Investasi seharusnya memang menggunakan uang Alokasi khusus untuk digunakan sebagai investasi. Jika menggunakan alokasi dana lain misalnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari maka ini bisa menjadi kerugian yang nyata. 

Suatu ketika harga aset yang telah anda beli sedang terjadi penurunan kemudian anda sedang butuh uang untuk kebutuhan penting, maka inilah yang perlu dihindari agar investasi anda tetap tumbuh. 

2. Keamanan

Selain modal, kita juga harus mempertimbangkan keamanan pemilihan instrumen investasi.

Investasi bukan asal kita menanam modal untuk membeli aset tanpa berpikir dan memperhitungkan berabagai hal. Jika demikian kita akan menjadi mangsa empuk para penawar investasi bodong. 

Investasi harus mendalam mempelajari apa yang ingin digunakan sebagai instrumen investasi. terutama di jaman digital yang sangat banyak pilihan untuk investasi apapun. 

3. Memilih jenis aset

Setiap aset memiliki tujuan masing-masing.  Jika anda ingin sukses maka pelajari salah satu sehingga kemungkinan rugi bisa di mininalisir. 

Misalnya ingin investasi saham jangka panjang anda harus mempertimbangkan apakah fundamental harga saham tersebut akan naik di masa depan atau malah turun karena underlaying tidak baik.  ini mengacu pada pendalaman materi tentang saham. 

Beli buku tentang saham dan pelajari dengan baik bagaimana mengalokasikan dana anda untuk sebuah perusahaan atau banyak perusahaan saham yang ingin anda beli. 

Malas belajar tentang saham maka kemungkinan untung sangat tipis dengan kata lain kita hanya akan menjadi seorang spekulator. Tidak selamanya saham akan mengalami kenaikan. bahkan beberapa saham baru di listing di bursa saja mengalami punurunan harga lebih jauh semakin merosot dari harga IPO. 

ini sebuah risiko kita mengambil sebuah keputusan yang salah tentang membeli sebuah saham. kita membutuhkan pengalaman dari orang lain dan dari para ahli untuk dapat membeli saham bisa profit ke masa depan. 

4. Pahami Perbedaan Mental Investor dan Trader

Mental seorang investor harus dilatih, berapapun modal yang kita tanamkan ke aset maka jika psikologi kita kurang baik maka ini bisa menjadi malapetaka di kemudian hari.

Anda adalah seorang investor dan bukan trader. maka sudah sewajarnya anda untuk memilih suatu aset yang benar bisa tumbuh untuk jangka panjang. Jika hari ini anda membeli kemudian sepuluh menit kemudian menjualnya berarti anda seorang trader. 

Long term menguntungkan apabila telah mencapai 10 tahun sampai dengan 15 tahun.  

Bahkan seorang warrent buffet seorang ahli investor mengakui bahwa dirinya tidak menggunakan monitoring harga saham. 

setiap hari di hanya membaca buku tentang berbagai hal. 

Gampangnya warrent buffet hanya mempelajari tentang fundamental suatu aset maka disana dia akan berinvestasi dengan pertimbangan menurutnya setelah itu dia tutup harga tersebut tanpa monitoring setiap hari. 

Berbeda dengan investor biasa seperti kita, mungkin akan mengharap return secara langsung, kita panik ketika aset tiba-tiba turun dan naik. 

Psikologi kita akan mudah terganggu dengan hal ini. maka dari itu penting untuk mencontoh investor sejati dari buffet, namun bukan hanya bagaimana dia berinvestasi saja namun harus mempertimbangkan bagaimana seorang legendaris investor tersebut memilih suatu aset. 

5. Pertimbangkan risiko

Risiko investasi itu pasti ada. Semakin tinggi keuntungan semakin tinggi risiko. Begitu sebaliknya semakin rendah keuntungan semakin rendah risiko. Jadi harus mempersiapkan kelola investasi secara matang terhadap instrumen yang anda gunakan. 

6. Investasi online

Selain memilih investasi offline berupa properti, Investasi online nampaknya banyak pilihan instrumen yang dapat anda pilih diantaranya saham, emas, reksadana, crypto. 

Anda bisa memilih paling mudah yaitu reksadana. Namun jika ingin return yang lebih tinggi anda bisa memilih saham dan crypto.

Faktor penentu kesuksesan investasi adalah kemampuan menganalisa pasar secara teknikal dan fundamental.

Jangka waktu tahunan, anda harus dalam mempelajari fundamental, sedangkan short term anda perlu untuk memahami apa itu analisa teknikal. 

Investasi online sangat beragam bisa anda investasikan bukan hanya berbentuk aset, anda juga bisa mengalihkan modal investasi anda untuk mengelola media seperti youtube maupun website. bisnis digital secara nyata masih sama ada risiko.

Baca juga: investasi crypto atau saham lebih baik mana?

7. Aset crypto 

Anda akan mengenal crypto sebagai kendaraan investasi. 

Anda harus paham bagaimana membeli crypto dengan baik dan aman dan bagaimana para investor crypto bisa sukses. 

Ini membutuhkan latihan atau anda ikuti portofolio pada investor lama yang telah berpengalaman. 

jika tidak ada mentor, anda akan belajar secara mandiri dan akan terbawa arus arah market.

Anda akan mengalami kerugian pada awal investasi crypto jika mengikuti trend sementara. sedangkan kita membutuhkan long term untuk ‌investasi, maka kita butuh fundamental bukan hanya pada trend sementara yang bisa jadi ini jebakan para cukong di dunia crypto. 

8. Investasi ada saatnya anda take profit dan cut loss 

Katanya investasi tidak di pantau atau tidak dimonitoring setiap saat. Bukan berarti sebagai investor kita abai akan kapan take profit dan kapan kita cut loss jika diperlukan dan sudah mencapai target. kita harus membaca arah pasar apabila memungkinkan.

Cut loss juga harus memiliki alasan kuat bukan hanya pada isu sementara.

Kita harus melihat kedepan apakah ada kemungkinan naik secara fundamental atau malah kerugian akan berlanjut. 

9. Bukan hanya satu aset 

Kita membagi modal kita ke bentuk instrumen investasi lain atau bisa juga aset sejenis agar saling menguatkan apabila terjadi kerugian di salah satu aset. 

Pepatah mengatakan : Jangan menaruh telur dalam satu keranjang. 

Anda perlu untuk membagi secara bijak. 

Ketika kita Memiliki satu jenis aset saja akan mengalami kerugian lebih besar daripada menggunakan banyak jenis aset. 

Kesimpulan

Dunia investasi adalah dunia yang penuh risiko. jangan berpikir bahwa ketika sudah membeli aset kita akan langsung untung. Para investor pemula biasanya kurang sabar. Sehingga mudah sekali menjadi seorang trader. 

Investasi tidak instan. tidak semudah membalikkan telapak tangan. kita harus aktif dalam belajar. terutama membaca berbagai hal tentang investasi. Kalau mau untung harus mau belajar. 

Temukan satu bidang yang sangat cocok menurut anda realistis untuk dibeli. 

Jangan dengarkan perkataan orang lain yang hanya menghambat anda untuk memperoleh financial freedom melalui investasi. 

Investasi adalah kegiatan keuangan berisiko namun juga menguntungkan. Jika anda tidak berani mengambil risiko berarti anda tidak mau mengambil keuntungan. 

Rugi pasti! dan Jangan menyalahkan orang lain. 

Artikel ini berada di permukaan saja, ada materi lebih dalam mengenai berbagai instrumen investasi dan pengelolaannya sangat berbeda jauh. oleh karena itu anda meski mendalami lebih lanjut dari setiap jenis aset yang anda inginkan dan sesuai dengan kenyamanan anda memperlajarinya.