Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara menulis Konten Blog agar produktif Lebih Mudah Tanpa Pusing

Cara menulis Blog agar produktif Lebih Mudah Tanpa Pusing



Menulis untuk mengungkapkan keresahan lebih mudah dibanding dengan benar benar menulis dengan tujuan tertentu. Misalnya menulis ilmiah dengan data valid kadang lebih sulit jika bukan sistem kliping. Maka dari itu kita harus paham dengan apa yang ingin kita ungkapkan. Argumen dengan data yang lebih valid.


Yang pasti ini hanya untuk penulisan original untuk website. Jika untuk pelajar mungkin akan lebih mudah dengan cara crop sana sini sudah jadi bahan tulisan tinggal disempurnakan.


Blogger menjadi sangat berbeda karena kita dituntut untuk menulis original. Dimana itu menjadi buah dari aksi. Bukan hanya mendapat dari kata data. Kita harus berusaha kreatif untuk mencari ide konten dan menarik lebih banyak pembaca ke dalam blog kita.


Maka dari itu, kita siapa, sangat penting untuk menjadi seorang blogger. Kita menuliskan keahlian yang kita dalami agar bisa menjadi referensi sesama atau pemula bidang yang kita tekuni. Jika tidak ada yang ingin ditulis itu menjadi kendala di kemudian hari seperti apa yang saya alami selama ini. 


Saya menulis dari awal belajar tentang satu bidang dari saya tidak mengerti sampai sekarang mengerti. Namun sayangnya saya malah meninggalkan apa yang saya tekuni tadi. Alhasil tidak mendapatkan konten sama sekali. Ya meskipun bisa membuat konten dengan menggunakan referensi orang lain tetapi konten yang kita buat seolah menjadi urang dalam dan saat menuliskannya pun kurang antusias dan ini akan sampai kepada pembaca yang membutuhkan referensi dari kita. Konten yang dibuat sangat tidak enak dipahami.


Tantangan bagi siapapun terutama bagi anda yang memiliki konten tentang edukasi dan keahlian jangan pernah meninggalkan keahlian utama.


Tantangan ini sulit ketika kita telah memiliki hasil dari konten yang kita buat. Kita menjadi sangat malas mengerjakan apa yang kita perjuangkan ketika melihat perolehan uang dari seorang konten kreator. Kita menjadi terlena akhirnya stuck. 


Perasaan kita tidak persis seperti saat pertama kali ingin bisa sesuatu. Kita ingin menghasilkan uang dari internet. Kita belajar pernah dengan antusias. Tapi setelah bisa kita menjadi malas karena tidak ada tantangan lagi. Sekarang tantangannya adalah terus bisa berjuang demi menghasilkan lebih banyak. Tapi ketika merasa sudah aman kita akan menjadi seorang pemalas. 


Terjadi Kemungkinan yang tidak mengenakan tentang perjuangan yang tidak mungkin ini akan menjadi pandangan berbeda bagi anda yang berasal dari kalangan akademis yang bisa membuat tulisan berdasar berbagai sumber. Anda mungkin sudah terbiasa menulis sesuatu dengan lebih percaya diri dengan apa yang anda tulis dari sumber lain seperti internet dan buku. Bagi pembuat konten terbiasa menulis fakta di lapangan tentu memiliki kepekaan yang berbeda, pasalnya sumber teori kadang tidak sesuai dengan praktek, hal inilah yang membuat kami kadang tidak yakin dengan tulisan kami yang berdasar pada data orang lain atau teori yang telah ada. 


Cara menulis kita sudah pasti berbeda kami sudah terbiasa untuk menulis secara personality bagaimana kita melakukan sesuatu kemudian ada hasilnya yang kemudian kami baikan kepada anda. 


Inilah kenapa kami memiliki pasar sendiri tentang sesuatu hal. Meskipun pasar kita telah dikuasai oleh media besar setidaknya mereka tidak akan mampu menulis sedalam yang kami tulis. Media rata rata akan menulis tentang sesuatu permasalahan di permukaan saja sedangkan kita akan menggunakan hasil yang lebih mendalam tentang suatu topik. 


Melahan artikel umum menggunakan konten spesifik. Mungkin ini akan sulit tapi setidaknya beberapa berhasil. Dari beberapa tahun terakhir menggunakan teknik ini setidaknya membuahkan hasil yang lumayan. 


Meskipun kita tahu beberapa media besar setelah menggunakan lsi pada satu artikel mereka sehingga bisa meraih beberapa kata kunci sekaligus. Ini tidak menjadi alasan untuk kami terus menulis. Karena jika benar algoritma tidak hanya tentang kita kunci, pasalnya jika kita memiliki kata kunci terbanyak pn tidak akan menjamin kita menjadi lebih paling teratas di hasil pencarian. 


Memang media besar menang dalam hal EAT. Tapi tidak jarang mereka masih kalah dengan konten yang hanya menggunakan blogger.  Jujur tulisan mereka ternyata lebih enak untuk dibaca oleh pengguna daripada tulisan kami yang hanya menulis tentang fakta dan data saja tanpa memikirkan bagaimana mereka membaca tulisan kita. Karena mereka memiliki redaksi sedangkan kita hanya mengandalkan diri sendiri yang kadang cara pandang diri kita menulis konten tidak akan sebagus mereka yang menggunakan editor sendiri. 


Kenapa akhir akhir ini merasa menyerah menjadi seorang blogger itu karena anda melihat media orang lain lebih maju sehingga kita menyerah karena tidak memiliki kesempatan di halaman pertama google.


Tapi jika anda memiliki kegigihan dalam menyajikan konten kuantitas setidaknya anda akan memiliki kesempatan menerima algoritma lebih baik. Terutama jika anda memiliki kekuatan untuk menulis konten yang sedang banyak diperbincangkan oleh banyak orang. Konten tranding dan lainnya. 


Tapi jika anda menginginkan konten evergreen anda harus berusaha menyajikan konten yang berkualitas agar tidak mudah tergeser oleh konten terbaru dari orang lain.. 


Memperbarui konten lama bisa menjadi salah satu cara meningkatkan trafik meskipun dalam beberapa hal malah konten kita tersingkir dari halaman pertama tapi tidak jarang juga kita memiliki peringkat yang lebih baik. 


Menulis konten baru dengan similar konten anda bisa memiliki kesempatan untuk mengangkat konten lama dengan konten baru. Anda bisa mengarahkan konten baru anda ke konten lama anda atau bisa juga sebaliknya untuk memperbaiki kesalahan data yang ada di konten lama. 


Ada banyak cara untuk meyakinkan diri kita menulis selain dari mendapatkan pengalaman pribadi. Tapi setiap orang memang sangatlah berbeda dalam menuliskan ide. Ada yang yakin dengan tulisan mereka pribadi ada juga yang ragu dengan sumber dari orang lain. Maka jadilah diri sendiri bagaimana nyamannya menjadi seorang penulis.


Apapun yang terjadi tetaplah menulis jangan hiraukan trafik atau apapun meskipun berat tapi tetap produktif membuat konten. Demikian semoga bermanfaat!!!!