Contoh javascript validasi formulir

Daftar Isi

Contoh javascript validasi formulir

Validasi formulir adalah salah satu hal yang penting dalam pembuatan website. Dengan validasi formulir, kita dapat memastikan bahwa data yang dimasukkan oleh pengguna ke dalam formulir sesuai dengan format yang diinginkan dan tidak terjadi kesalahan yang tidak diinginkan. Berikut adalah contoh validasi formulir dengan menggunakan JavaScript:

function validateForm() {

  // Ambil nilai dari input name

  var name = document.forms["myForm"]["name"].value;

  // Jika nilai name kosong, tampilkan pesan error

  if (name == "") {

    alert("Name must be filled out");

    return false;

  }

  // Ambil nilai dari input email

  var email = document.forms["myForm"]["email"].value;

  // Buat regular expression untuk format email yang diinginkan

  var emailPattern = /^\w+@[a-zA-Z_]+?\.[a-zA-Z]{2,3}$/;

  // Jika nilai email tidak sesuai dengan regular expression yang dibuat, tampilkan pesan error

  if (!email.match(emailPattern)) {

    alert("Invalid email address");

    return false;

  }  

  // Ambil nilai dari input password

  var password = document.forms["myForm"]["password"].value;

  // Jika nilai password kurang dari 8 karakter, tampilkan pesan error

  if (password.length < 8) {

    alert("Password must be at least 8 characters long");

    return false;

  }

  // Jika semua nilai telah diisi dengan benar, kembalikan nilai true

  return true;

}

Contoh kode di atas akan memvalidasi sebuah formulir dengan 3 input, yaitu name, email, dan password. Jika input name kosong, maka akan muncul pesan error "Name must be filled out". Jika input email tidak sesuai dengan format email yang diinginkan, maka akan muncul pesan error "Invalid email address". Jika input password kurang dari 8 karakter, maka akan muncul pesan error "Password must be at least 8 characters long". Jika semua nilai telah diisi dengan benar, maka nilai true akan dikembalikan.

Dalam menggunakan validasi formulir, perlu diingat bahwa validasi di sisi klien (client-side validation) tidak cukup untuk menjamin keamanan data. Validasi juga perlu dilakukan di sisi server (server-side validation) untuk memastikan bahwa data yang diterima dari klien benar dan tidak membahayakan sistem.